Harley Bayu Sastha, Sang Penjelajah Gunung
Kalian yang suka nanjak gunung, udah gak asing lagi dong sama yang namanya Harley B. Sastha? Berikut petikan wawancara pengarang buku Mountain Climbing for Everybody (Panduan Pendakian Gunung Jawa Barat) ini dengan redaksi Backpackin’!
Kapan pertama kali mulai suka mendaki dan apa alasannya?
Sebelum mendaki gunung sebenarnya diawali dengan jalan-jalan ke tempat-tempat wisata seperti di Yogya dan kemping di bumi perkemahan seperti di Situ Gunung dan Cinumpang di kaki sekitar Gunung Gede; Sukamantri dan Curug Nangka di sekitar Gunung Salak. Kemudian mulai trekking ke Gunung Puntang di Cianjur. Jadi berpetualang sudah dimulai saat mulai masuk kelas 1 SMP. Mendaki gunungnya sendiri sekitar kelas 2 atau 3 SMP. Senang mendaki gunung karena sebuah pengalaman
Gunung apa yang paling berkesan? Gimana tuh ceritanya?
Pertanyaan ini sering termasuk yang sering ditanyakan kepada saya. Jawabanya seperti yang sudah saya katakan juga kepada yang lain yaitu buat saya semua gunung yang pernah saya naiki mempunyai kesan sendiri-sendiri. Karena setiap gunung mempunyai daya tarik, keunikan dan sejarah serta ceritanya masing-masing. Pendakian di saat dan waktu yang berbeda akan memberikan kesan tersendiri. Walaupun gunung itu dinaiki berkali-kali pasti ada saja hal baru yang akan membuat berkesan.
Butuh berapa lama untuk bisa ‘hafal’ jalur dan medan di gunung se-Jawa Barat untuk kemudian bisa dijadikan buku?
Saya bukan menghapal jalur, tetapi saat mendaki saya coba untuk menyatu dengan apa yang saya lihat, dengar dan rasakan selama pendakian. Itulah sebabnya kalau dibilang butuh berapa lama, menurut saya relatif. Untuk medan pendakian gunung di jawa barat yang dijadikan buku memang saya sebelum-sebelumnya sudah mendaki gunung-gunung tersebut beberapa kali. Tetapi dalam rangka pembuatan buku, jalur-jalur pendakian tersebut saya update kembali dencan cara melakukan pendakian ulang.
Ada rencana bikin buku panduan gunung se-Jawa?
Bukan hanya gunung se-Jawa, melainkan gunung se-Indonesia. Buku Mountain Climbing For Everybody merupakan buku seri pendakian gunung di Indonesia. Dan seri pertamanya memang mengangkat 9 gunung di Jawa Barat. Saat ini yang sedang dalam tahap penyelesaian buku seri kedua: gunung-gunung di Jawa Tengah & Yogya.
Menu yang paling favorit dimasak di gunung?
Untuk makan malam biasanya senangnya nasi, sayur sop, orek tempe (paling enak sih bawa yang udah jadi) ditambah telor dadar atau telor mata sapi. Minumnya milo hangat. Menu lainnya yang gak banyak waktu masaknya sop krim instan dimakan bareng roti dan buah-buahan (pear atau apel) pastinya.
Target pendakian tahun ini kemana aja?
Nyelesaian update data jalur gunung di Jateng yang kurang untuk buku. Untuk gunung yang lainnya untuk sementara ini tidak ditargetkan karena terkadang bisa mendadak sebulan, dua bulan atau malah seminggu dan dua minggu sebelumnya.
Selain gunung, hobinya ngapain lagi nih?
Joging, baca, nulis, termasuk nulis puisi, terus jalan-jalan sih pastinya. Soalnya senang juga jalan-jalan ngelihat berbaga aktifitas budaya di daerah-daerah dan masyarakat dengan kehidupannya.
“Maju terus ya untuk Backpackin’ Magazine. Terus utamakan untuk mengangkat berbgai potensi wisata yang begitu banyak di Indonesia,” pesan Harley kepada kami