Nendy Yunizar: Kekayaan Laut Kita Itu Maha Dahsyat
Nendy Yunizar, Miss Scuba Indonesia, 1st runner-up Miss Scuba International, sekaligus presenter PARADISO, semangat banget ketika diwawancara Backpackin Magazine. Berikut kutipan lengkap wawancara dengan Nendy Yunizar
Selamat ya udah jadi 1st runner up Miss Scuba International 2011! Gimana pengalaman di Malaysia kemarin? Cerita sedikit dong..
Well, thank your for the felicitation. Aku sampe sekarang masih suka speechless loh bisa dapet 1st runner-up di tingkat internasional hehe. Belum abis speechless aku waktu menang juara 1 di Miss Scuba Indonesia, lalu sekarang 1st runner-up di Miss Scuba International. Pengalaman aku di Malaysia kemarin benar-benar pengalaman pertama aku berada di dunia global. Dan ini bukan hanya sekedar summer camp or something like that, this is a competition, and I was there as a representative from my country! Oh my God, bawa nama negara… itu doang yang ada di benak aku selama di sana. Cuma satu yakinnya sih, lakukan yang terbaik! Karena ga ada yang sempurna toh? Well, overall semuanya benar-benar amazing buat aku! Dari kenal teman-teman dari Hongkong, China, Thailand, dan yang pasti Malaysia. Ada yang bisa bahasa Inggris dan ada yang ga bisa sama sekali. Jadi komunikasinya pake body language haha!
Di sana aku dan dua orang temanku dari Indonesia, diberi banyak pembekalan mengenai konservasi laut, kehidupan laut, dan juga yang pasti open-water course dive! Wohoooo! Everyday is a diving day in Mabul Island-Sabah. Stay selama dua minggu di Mabul, mengenal penduduk sekitar dan kehidupan alamnya yang benar-benar indah. Oh ya, aku masuk nominasi Best Diver untuk Special Awards di Malam Grand Final lho.. tapi baru nominasi hehehe. Ada 4 kontestan yang masuk nominasi Best Diver, yaitu aku dari Indonesia, Alyx dan Cecilia dari Hongkong, dan Danna dari China.
Sampai tibalah saat grand final di Kota Kinabalu. Hihi aku tampil di panggung internasional bawa nama Indonesia… Well, aku berusaha menenangkan diriku sendiri. Waktu berjalan cepat, sampai aku diumumkan sebagai Miss Popularity untuk special awards dan kemudian masuk ke dalam Top 6. Tanpa ada break, seluruh kontestan yang masuk Top 6 langsung disuruh jawab pertanyaan. Kemudian setelah itu kami diminta untuk membawakan talenta kami di talent performance sebelum pengumuman crowning. Dan sampailah di pengumuman final hehe. dagdigdugnya bukan main! During the show, aku ga deg-degan gimana gitu tapi pas pengumuman ini baru berdebar-debar bukan main hehe! Dimulai dari 2nd runner-up yang berhasil disabet oleh kontestan Malaysia. Kemudian namaku dipanggil untuk menerima gelar 1st runner-up dan lalu Dayu dari Indonesia juga yg berhasil menjadi juara pertama. Yeay! Indonesia menang!
Lucunya, aku dan Dayu bertukar tempat hehehe. di Miss Scuba Indonesia, aku di peringkat 1 dan Dayu ke-2. di Miss Scuba International kami bertukar hehe.. Well, aku ga sabar mempromosikan scuba diving! Supaya semua bisa menjaga laut kita dengan baik. We know it, love it, and preserve it!
Sebagai 1st runner up Miss Scuba International dan Miss Scuba Indonesia, Nendy bakal ngapain aja nih? Bentrok gak tuh antara Miss Scuba International sama Miss Scuba Indonesia?
Wahh untuk kegiatannya yang pasti mempromosikan SCUBA Diving terlebih dahulu. Karena masih banyak yang bertanya-tanya, apa sih SCUBA itu.. Setelah itu kita bisa bersama-sama bergerak untuk menjaga lingkungan laut kita. Kalau masalah bentrok, sepertinya bisa diatur. Karena nantinya jadwal aku di Miss Scuba Internasional akan diatur melalui manajemen Miss Scuba Indonesia yang ditangani oleh XNet. Mungkin untuk aku pribadi akan berhadapan dengan pengaturan jadwal tugas aku di Miss Scuba dengan jadwal tugas aku sebagai presenter travelling program di Trans7, nama programnya “PARADISO”. Karena di travelling program aku itu, aku dan tim juga sama-sama berjuang untuk mengkampanyekan kepada khalayak agar menjaga keindahan alam Indonesia. Jangan sampe rusak apalagi dikasih ke orang asing dengan mudahnya! pokoknya aku akan berusaha melindungi kekayaan Indonesia dengan kemampuanku dan pastinya dukungan dari seluruh saudara setanah air!
Merdeka! Hehehe.
Udah sejak kapan doyan diving? Awal mulanya gimana?
DIVING! I LOVE DIVING! Tapi tau ga sih, aku nih ga bisa berenang loh tadinya haha. Dulu tuh takut banget sama air. Suka banget sama pantai, tapi kalo untuk berenang di laut, it’s a big NO! haha. Tahun 2009 aku pergi liburan ke Balli sama keluarga. Adik cewek aku yang tomboy ngajakin diving, kata dia ayo nyoba sesuatu yang baru. Haha aku udah gemeter aja diajak diving. akhirnya aku ikutin aja kemauan adik aku. Dan….. IT WAS FUN!!! Meskipun cuma fun dive 5 m di Tanjung Benoa, tapi sensasinya cool banget! Setelah itu aku berjanji sama diri aku, mencari berbagai celah dan kesempatan untuk bisa jalan-jalan keliling Indonesia dan diving! Karena Indonesia negara kepulauan yang ga usah ditanya berapa jumlah dive spot-nya! One day, ada casting host untuk travelling program di Trans7. Ikutlah aku dengan modal doyan ngebawel haha! Alhamdulillah aku keterima dan aku tau ini merupakan awal perjalanan mimpi aku selama ini! Hihi. Well, apa yang kurang kalo bisa menyelami keindahan laut Indonesia.. apalagi mencoba melihat keindahan laut dunia.
Paling suka ngeliat apa kalo lagi diving? Ada terumbu atau hewan favorit gitu misalnya?
Hal yang paling aku cari kalau lagi diving adalah……. ketenangan sih sebenernya. Aku ga suka kalo diving tapi rusuh hehe. Kalo udah tenang, ngeliat apapun itu pasti bahagianya bisa berlebihan. Apalagi kalo lagi nyari macro stuff. Aku suka penyu! Ngeliat penyu rasanya tenang banget dan penyu itu ngajarin kita untuk mandiri dan tenang. Berenang sendiri tanpa rasa takut dan tidak menggangu sekitar.
Gimana menurut Nendy tentang potensi spot snorkeling dan diving di Indonesia, kekurangan dan kelebihannya?
Wahhh… potensi spot diving dan snorkeling yang kita punya itu keren-keren! Mau apa juga ada di sini dan tersebar dari sabang sampai merauke. Makin ke timur makin dahsyat deh! Kalau aku sebutin satu-satu rasanya ga cukup yah di sini. Hehe. Overall, kekayaan laut kita itu benar-benar maha dahsyat. Kendalanya cuma infrastruktur
Entah karena pemerintah kurang mendukung secara penuh atau memang karakter individunya yang kurang aware. Bukan hanya masalah aksesibilitas dan transportasi, melainkan service. Semua disangkut pautkan sama nilai komersil yang tinggi sehingga kerap kali tidak mencapai nilai wisata yang diharapkan para wisatawan. Apalagi diving terkenal wisata mahal, bukan? Jadi kita ga perlu menunggu atau menyalahkan orang lain maupun pemerintah, mari kita mulai dari diri kita sendiri aja dulu. Bersikap lebih ramah terhadap lingkungan jadi tidak terlalu membutuhkan biaya mahal yang kerap dijadikan alasan untuk mengkomersilkan sebuah lokasi diving atau wisata lainnya.
Pernah snorkeling atau diving di pulau 1000? Kalo pernah, dimananya, dan gimana menurut kamu spot disana?
Pulau seribu.. keindahan di seberang mata yaa. Hehe. Aku pernah ke sana untuk syuting travelling program aku. Aku stay di pulau pramuka, dan waktu itu snorkeling di situ aja sekalian menjadi volunteer untuk transplantasi karang. Transplantasi karang ini dilakukan oleh warga sekitar, dia seorang nelayan. Saat aku tanya kenapa dia melakukan transplantasi karang ini, dia bilang karena dia merasa bersalah, dulunya dia suka merusak karang, memotong karang untuk kemudian dijual. Jadi aksi ini dilakukan untuk menjaga lingkungan sekaligus menebus kesalahannya. Dan itu bener-bener menyentuh banget. Saat aku melakukan transplantasi karang, memang benar sudah cukup banyak karang yang ditransplant sama bapak nelayan itu. Aku juga sedikit snorkeling di lokasi yang karang-karangnya masih asli, memang tidak sebagus di timur Indonesia, tapi cukup bagus. Karena waktu tidak mencukupi, jadi aku hanya sempat snorkeling di situ saja. Padahal tadinya udah planning mau ke pulau macan. Katanya di sana bagus banget masih belum terlalu terjamah. Benarkah itu? Mudah2an suatu saat aku bisa ke sana. Hehe.
Terakhir nih, kasih tips dong buat temen-temen yang mau diving tapi masih ragu-ragu. takut tenggelam misalnya xixixiii..
Hihi ini mah aku banget dong ya dulu. Sahabatku bilang : You will never know until you try. setiap aku takut melakukan ini itu, aku selalu ingat kata2 itu. and I believe, I’m here because I can. Jadikan air itu sebagai “buddy” kita. Apalagi kita tahu kan 70% bagian dari bumi ini terdiri dari air dan air merupakan salah satu sumber kehidupan. Apalagi di dalam sana sudah menunggu keindahan kehidupan laut yang ga ada duanya. Jadi jangan buang-buang kesempatan. Percaya sama diri sendiri dan Tuhan.
Kayaknya itu jawaban paling singkat aku deh hehe. Soalnya banyak banget yang mau diceritain. Hehe… Thanks banget ya udah kasih kesempatan untuk bisa share cerita. Remember : We Know to Love and Preserve it!
Warm Regards,
Nendy Yunizar